loading...

Sabtu, 29 Desember 2012

Satukan PSSI-KPSI Jadi Tugas Berat Agung Laksono

Satukan PSSI-KPSI Jadi Tugas Berat Agung Laksono
Agung Laksono (Antarafoto.com/Yudhi Mahatma)
Jakarta : Perpecahan kepengurusan organisasi sepak bola di Indonesia meimbulkan efek domino. Tak mudah menyatukan dualisme kepengurusan sepak bola Indonesia antara Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI).
"Salah satu tugas yang cukup berat adalah menyatukan PSSI agar sepak bola Indonesia tidak carut-marut," ujar Pejabat Sementara (Pjs) Menteri Pemuda dan Olahraga, Agung Laksono di Jakarta, Selasa (25/12/2012) malam.
Menurut Agung yang juga Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat ini, dengan adanya dualisme kepengurusan dampaknya sangat terasa bagi prestasi Tim Nasional Indonesia. Contoh teranyar adalah kegagalan Bambang Pamungkas cs di Piala AFF 2012.
"Kita bercita-cita semoga sepakbola kita bisa berperan di tingkat regional sebelum ke tingkat internasional," kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar tersebut.
Kendati demikian, Agung mengaku tidak tahu siapa yang cocok jadi pengganti Andi Alfian Mallarangeng sebagai Menpora. Sebagai Pjs, Agung hanya menyambung pekerjaan-pekerjaan yang ditinggal Andi usai mengundurkan diri setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkannya sebagai tersangka pada kasus korupsi proyek Hambalang.
"Saya tidak tahu persis siapa yang cocok menggantikan. Itu kewenangan Presiden. Saya hanya melakukan tugas-tugas yang dilakukan Andi Mallarangeng," ucap dia.(Mut)